Ferdy Ant | Makes Different with Your Own

Install Windows XP di Compaq Presario CQ40-108TU

Install Windows XP di Compaq Presario CQ40-108TU

Notebook Presario CQ40-108TU adalah salah satu seri yang laris terjual. Notebook ini dibandrol dengan harga yang murah karena dijual tanpa Operating System. Sehingga dari pabrikan tidak didukung dengan OS dan Driver bawaan. Adapun driver yang didukung dalam situs resmi juga hanya tersedia untuk sistem operasi Windows Vista, padahal masih banyak orang yang lebih suka menggunakan Windows XP dibandingkan Windows Vista yang cenderung lebih berat.

Akan tetapi apabila di-install menggunakan Windows XP, saat masuk di lembar deteksi Harddisk.. terjadi bluescreen.. Sebenarnya masalahnya adalah Windows XP SP1/SP2 tidak mengenal AHCI, berarti kita harus membuat CD Instalasi Windows XP ini mengenal IDE/SATA agar bisa diistall Windows XP SP2. Berikut ini cara yang aku coba dan telah berhasil.

Beberapa program yang dibutuhkan :
a. Microsoft .NET Framework Version 2.0
b. nLite
c. ICH9 sata driver



Setelah semua ada, terlebih dulu install Net framework. Setelah selesai install nLite.

Langkah selanjutnya :


1. Masukkan CD Instalasi Windows XP
2. Jalankan nLite











3. Tekan Next..











4. Browse letak CD Instalasi Windows XP (yang terdapat folder i386 didalamnya). OK














Buat folder untuk menyimpan hasil konfigurasi contoh "c:\temp"










5. Browse folder yang telah dibuat. OK.. tunggu proses Copy sampai selesai
















Proses Copy..
















6. Copy selesai.. Next..
















7. Presets. Next...

















8. Task Selection. Pilih Drivers dan Bootable ISO. Next...














9. Insert. Single driver... Browse cari file "iaAHCI.inf" dari folder hasil ekstrak file "f6flpy32_85.zip" yang telah di download sebelumnya.

















10. Hati-hati saat option ini muncul, pilih "ICH9M-E/M SATA AHCI Controller"... OK.. Next..

















11. Yes...

















12. Next..

















13. Pilih Make ISO.. Browse Folder dan Save.... untuk membuat file ISO yang nantinya di Burn ke CD menggunakan Nero Burning dan program sejenis lainnya.

Next untuk Selesai..

Selesai proses ini, baru anda bisa mengistal Windows XP di Notebook Presario CQ40-108TU, masalah muncul lagi saat menginstal driver untuk soundcarnya. Driver yang anda butuhkan klik di sini , download agar soundcardnya berfungsi baik.

Selamat mencoba..

Baca Selengkapnya...

Keunggulan Kaspersky Anti-Virus dan Tips menghilangkan blacklist

Keunggulan Kaspersky Anti-Virus dan Tips menghilangkan blacklist


Kaspersky Anti-Virus memiliki perlindungan terhadap serangan dari segala jenis virus komputer.






Berikut keunggulan nya :

  • Melindungi dari virus komputer, Trojan & Worms
  • Melindungi dari spyware & adware
  • Melindungi disk
  • Bisa di-instal pada Windows Vista
Memiliki 3 poin penting untuk perlindungan terhadap ancaman virus komputer yang telah dikenal maupun yang belum dikenal. Ketiga teknologi perlindungan ini secara efektif & bersama-sama melindungi dari program -program jahat yang telah ada saat ini maupun baru yang dibuat untuk mencuri data-data pribadi dan data-data penting ataupun bertujuan untuk merusak komputer. Berikut adalah teknologi perlindungan yang dimiliki oleh Kaspersky Anti-Virus :




  1. Automated database updates

    Laboratorium virus Kaspersky mendeteksi segala bentuk program-program jahat siang dan malam. Me-release tanda-tanda virus baru untuk melindungi pengguna dari serangan-serangan mereka dari jam ke jam siang dan malam. Tanda-tanda tersebut di upload setiap hari secara otomatis ke komputer pengguna.

  2. Preliminary behavior analysis

    Terkadang men-download sebuah program yang belum masuk dalam database. Kaspersky akan melakukan analisa pendahuluan dengan menjalankannya pada sebuah lokasi virtual yang aman dan terisolasi. Disini, kaspersky melakukan cek atas prilaku program tersebut sebelum pengguna menjalankannya pada komputer. Sehingga pengguna akan mendapatkan program yang telah benar-benar aman dan bersih dari virus komputer untuk di instal pada komputer.

  3. On-going behavior analysis

    Kaspersky akan memonitor prilaku sistem komputer dan semua program-program yang terinstal didalamnya secara realtime. Apabila nampak prilaku sebuah program jahat atau berpotensi berbahaya, kaspersky akan mem-blocks prosesnya, memperingatkan pengguna tentang sebuah aktivitas berbahaya dan mengembalikan mundur atas setiap perubahan yang dilakukan program tersebut. Jadi pengguna tidak perlu khawatir dengan segala jenis teknology cyber criminal yang digunakan penjahat-penjahat online saat ini untuk mencuri data-data pribadi yang penting ataupun yang bertujuan merusak komputer.
Proteksi terhadap AntiVirus secara menyeluruh :
  • Email Protection.
    Kaspersky Anti-Virus mampu mendeteksi lalu lintas email secara real-time: POP3, IMAP dan NNTP untuk email yang keluar dan SMTP untuk email yang masuk.
  • Real Time Internet Traffic scanning.
    Kaspersky Anti-Virus mampu mendeteksi semua lalu lintas internet, tidak masalah apapun browser yang anda gunakan.
  • On-access and on-demand file scanning.
    Pengguna dapat mendeteksi apa saja dan di area mana saja di dalam komputer dari individual data sampai drive untuk tempat alat penyimpanan.

Keamanan Untuk Data :
  • Prevent criminals from harvesting your data.
    Kaspersky Anti-Virus mendeteksi dan menghancurkan Trojans dan Keylogger, memberikan keyakinan akan keamanan pada data.
  • Rollback of malicious changes.
    Sekali aktivitas yang mecurigakan terdeteksi, prosesnya akan diblokir dan semua perubahan akan bergerak menurun, mengembailikan dengan system yang bersih dan data original anda yang utuh.
Proteksi yang stabil & kritis :
  • Rescue Disk.
    Jika komputer terinfeksi oleh virus, pengguna dapat memperbaiki dan non-infeksikan system secepatnya dengan mengguakan Rescue Disk yang sudah buat meskipun jika operating system sudah rusak.
  • Self-Protection.
    Kaspersky AntiVirus di desain untuk memblokir semua usaha yang akan melumpuhkan proteksi, memungkinkan pengguna untuk bekerja dan bermain dengan aman.

Sederhana dan Nyaman :
  • Quick Installation and Configuration.
    Setting default sudah di susun untuk menyediakan hasil & keamanan yang terbaik, jadi hanya butuh install program dan dapat dengan cepat kembali ke aktifitas seperti biasanya.
  • Minimal load on your system.
    Seperangkat teknologi yang meyakinkan bahwa pengguna mendapatkan yang terbaik dari komputer dan tetap aman. Deteksi akan dihentikan jika aktivitas yang lain memerlukan tambahan resources, dan default setting untuk real-time monitoring menjamin kinerja yang maksimum.
  • Automatic hourly updates.
    Kaspersky Anti-Virus memeriksa untuk updates di Laspersky Lab secara teratur setiap jam.

Spesifikasi yang dibutuhkan
Untuk Sistem operasi
:
  • Microsoft Windows 2000 Profesional (SP4 atau lebih tinggi)
  • Microsoft Windows XP Home Edition (SP2 atau yang lebih tinggi)
  • Microsoft Windows XP Profesional (SP2 atau yang lebih tinggi)
  • Microsoft Windows XP Profesional x64 Edition

    Disarankan Intel Pentium 300Mhz atau lebih tinggi dan RAM 128mb


Untuk Sistem operasi :
  • Microsoft Windows Vista Home Basic / Premium
  • Microsoft Windows Vista Business
  • Microsoft Windows Vista Enterprise
  • Microsoft Windows Vista Ultimate

    Disarankan Intel Pentium 800Mhz 32 bit (x86) / 64 bit (x64) atau lebih tinggi

Kebutuhan untuk semua Sistem Operasi
  • Ruang Harddisk 50Mb
  • CD-Rom (untuk instalasi dari CD)
  • Koneksi Internet (untuk aktifasi produk)
  • Microsoft Internet Explorer 5.5 atau lebih tinggi (untuk update via internet)
  • Microsoft Windows Installer 2.0
Buat yang masih bingung dengan blacklist , serial key , dan update Kaspersky Anti-Virus 7 mungkin berikut ini bisa sedikit membantu untuk menghilangkan permasalahan tersebut.

Intall Kaspersky 7
1. Eksekusi file "kav7.0.1.321en.exe"
2. Setelah selesai Masukkan file serial, pilihan "Apply exiting license key" > Next > Browse > pilih file ".key" pada folder Key Files > Next > Finish > Next > Restart

Download :
Key Files yang bisa digunakan sampai dengan 2010 dan 2011
http://www.ziddu.com/download/4003724/KeyFiles.rar.html
atau
http://www.4shared.com/file/94875774/9e345759/Key_Files.html


Membuat Kaspersky tidak ter-blacklist
1. Jalankan Kaspersky yang telah terinstal
2. Buka menu utamanya pilih Settings > Service > Self-Defance > Hapus ceklist di Enable Self-Defance > OK
3. Matikan Kaspersky dengan cara klik kanan di tray icon di pojok kiri bawah > exit
4. Ekstrak file "Kaspersky Solution + Indianboy.exe" dengan cara klik 2x pada file tersebut atau klik kanan > extract files.. bila sudah terinstal winrar
5. Buka folder hasil extrak di folder "Kaspersky Solution + Indianboy" dan ekseksi file "Kaspersky Solution.exe"
6. Di lembar patch di terlebih dahulu klik key remover> Clean > Patch Kaspersky AntiVirus Verion 7 > Exit
7. Jalankan lagi Kaspersky dari menu Start > All Programs > Kaspersky Anti-Virus 7.0 > Kaspersky Anti-Virus 7.0
8. Setelah itu lakukan update database. Dijamin Kaspersky AntiVirus 7 ini tidak akan terkena
blacklist

Download :
Patch Solusi blacklist
http://www.ziddu.com/download/4002921/KasperskySolutionIndianboy.exe.html
atau
http://www.4shared.com/file/94875550/a8eb25ac/Kaspersky_Solution__Indianboy.html


Update Kaspersky Anti-Virus 7 secara offline atau dari file
1. Download file update terbaru dari website www.kaspersky.com
http://support.kaspersky.com/kis7/update?qid=208279442
Atau bisa lewat link di bawah ini
Link anti-virus databases akumulasi :
http://downloads.kaspersky-labs.com/zips/av-i386-cumul.zip
Link anti-virus databases and databases of network attacks :
ftp://ftp.downloads1.kaspersky-labs.com/zips/av-i386&ids-cumul.zip
2. Ekstrak file "av-i386-cumul.zip" atau "av-i386&ids-cumul.zip" yang telah terdownload
3. Seting kaspersky klik kanan di tray icon di pojok kanan bawah > Settings.. > update > Settings.. > Add > Pilih folder hasil ekstrak file pada langkah sebelumnya > OK > Hilangkan ceklist pada "Kaspersky Lab's update servers" > OK > OK
4. Update kaspersky klik kanan di tray icon di pojok kiri bawah > Update
5. Setelah selesai, restat sistem untuk menuntaskan update

Nb: Kembalikan ceklist pada "Kaspersky Lab's update servers" dan hilangkan ceklist yang lainnya untuk melakukan Update Online



Baca Selengkapnya...

Teknik menghilangkan virus

Teknik menghilangkan virus


Fungsi dari antivirus adalah mencegah virus menginfeksi komputer. Walaupun sekarang ini banyak antivirus yang mempunyai proactive detection ( kemampuan mendeteksi virus baru yang belum masuk database virus ) yang bagus, tetapi bila komputer telah terinfeksi virus, biasanya antivirus yang ter-install tidak bisa berbuat banyak.

Kenapa? Karena, bila Komputer sudah terinfeksi virus, hal pertama yang biasanya dilakukan virus adalah menon-aktifkan antivirus yang ada, kalaupun tidak berhasil maka virus akan mencegah antivirus untuk menghapus dirinya. Bagaimana jika hal ini terjadi pada kita?

Berikut beberapa cara yang bisa kita lakukan jika komputer sudah terinfeksi virus, dan virus yang sudah terinstall tidak sanggup menanganinya.


1. Gunakan antivirus lain

Apabila masih bisa install Antivirus lain, maka sebaiknya gunakan program antivirus yang terbaru, lakukan scan jika sudah selesai install akan lebih baik jika di update terlebih dahulu. Untuk kebanyakan antivirus hal ini tidak berhasil, karena virus biasanya sudah mengantisipasi hal ini.

Alternatifnya, gunakan antivirus tipe baru. Misalnya RISING Antivirus 2008 Free Edition, yang baru saja di release.

2. Scan Hardisk di Komputer lain

Bila memiliki komputer lain dengan antivirus yang selalu update, maka cobalah scan di komputer tersebut. Cara terbaik adalah dengan melepas hardisk dan dipasangkan di komputer tersebut, kemudian di scan secara menyeluruh. Hal ini tidak bisa dilakukan di Laptop yang masih garansi, karena jika melepas hardisk akan merusak label garansi di Laptop. Jadi mungkin dengan cara ketiga.

3. Scan dengan antivirus di Bootable CD

Bootable CD yang dimaksud adalah CD yang berisi sistem operasi bisa sederhana ataupun kompleks yang bisa dijalankan komputer tanpa memerlukan hardisk. Dengan cara ini, semua program yang ada di hardisk, termasuk virus tidak bisa berjalan, tetapi bisa diakses melalui Bootable CD.

Ada beberapa Bootable CD Gratis yang sudah disertakan antivirus dan bisa dimanfaatkan, antara lain :

  • Ultimatebootcd (UBCD), Bootable CD berbasis DOS, sehingga bagi yang belum terbiasa akan kesulitan. Antivirus yang disertakan hanya F-Prot Antivirus for DOS ( Virus definition: 4 May 2007), McAfee Antivirus Scanner 4.40.0 (Virus definition: 3 May 2007) dan BugHunter. Sehingga sepertinya tidak mencukupi karena tidak update lagi. Download dan selengkapnya di http://www.ultimatebootcd.com
  • UBCD4Win (Ultimate Boot CD for Windows). Ini merupakan pengembangan dari UBCD, dan sudah berbasis windows XP sehingga lebih memudahkan penggunanya. Tetapi untuk membuat Bootable CD-nya diperlukan CD Instalasi Windows XP. Ukurannya cukup besar, yaitu sekitar 230 MB. Informasi selengkapnya bisa dibaca artikel tentang UBCD for Windows disini. Untuk download bisa didapat di http://www.ubcd4win.com
  • AntiVir Rescue System, Bootable CD ini berbasis Linux. Dibanding Bootable CD sebelumnya, AntiVir Rescue System merupakan Bootable CD yang khusus menangani virus, selain itu aplikasi ini selalu update, bahkan mungkin setiap hari selalu ada tambahan virus baru, sehingga sangat bermanfaat. Download di http://www.avira.com/en/support/support_downloads.htm

Bila hanya dipakai untuk menangani virus, maka AntiVir Rescue System lebih unggul. Selain besarnya hanya sekitar 55 MB (UBCD4Win sekitar 230 MB) AntiVir Rescue System senantiasa update, sehingga lebih mampu mendeteksi virus-virus baru. Akan tetapi jika memerlukan aplikasi lain, untuk perbaikan, recovery, mengecek hardware dan lainnya, maka UBCD4Win jelas lebih unggul.

4. Scan dan hapus virus secara manual

Cara ini bisa dilakukan bagi yang sudah cukup familiar dengan Sistem operasi khususnya windows, berbagai teknik virus (menyebar, menginfeksi dll), berbagai informasi tentang file atau directory komputer dan lainnya. Cara ini sebaiknya dilakukan melalui Bootable CD ( bisa digunakan Bootable CD dari cara ke 3 diatas atau dengan Linux Live CD seperti Ubuntu, Knoppix dan lainnya.

5. Install ulang

Ini alternatif yang terakhir jika cara-cara diatas tidak bisa atau menginginkan cara cepat. Akan tetapi selesai install ulang belum tentu komputer bebas virus, bisa saja virus menginfeksi program lainnya yang di install kemudian. Dan juga jika kita sudah meng-install program komputer yang cukup banyak, maka bisa jadi install ulang memerlukan waktu cukup lama dan melelahkan. Yang terpenting jika ingin melakukan install ulang, pastikan CD Driver komputer/laptop sudah tersedia.

Cara Lain ?

Mungkin masih ada cara lain, seperti scan online, format hardisk (cara paling ekstrim tetapi paling bersih..).

Semoga artikel ini bisa membantu mengatasi virus yang semakin merajalela.

Baca Selengkapnya...

Rescue CD AntiVirus dari Avira, BitDefender, Kaspersky dan F-Secure

Rescue CD AntiVirus dari Avira, BitDefender, Kaspersky dan F-Secure

Cara yang paling ampuh untuk membersihkan virus di sebuah komputer adalah dengan scanning memakai Antivirus dari komputer lain atau menggunakan sistem operasi yang lain. Ini bisa dilakukan dengan mudah denga tanpa kitamembongkar komputer adalah memakai Rescue CD Antivirus.

Beberapa pembuat antivirus terkenal sudah mulai membuat Rescue CD, secara gratis antara lain Avira, BitDefender, Kaspersky dan F-Secure. Berikut ini akan dijelaskan fasilitas atau kemampuan masing-masing Rescue CD yang diberikan dan dimana mendapatkannya :

Di bawah ini Rescue CD dari Antivirus-Antivirus tersebut.





1. Avira AntiVir Rescue System

Rescue System ini berbasiskan Linux, yang dapat mengakses komputer yang tidak bisa booting lagi, sehingga dimungkinkan untuk memperbaiki sistem yang rusak, menyelamatkan data atau melakukan scan dari infeksi virus. Rescue system ini diupdate beberapa kali setiap hari, sehingga download hari ini belum tentu sama dengan download kemarin.

Dengan sistem seperti ini, mungkin lebih baik menggunakan CD-Rewritable, sehingga jika ada update baru bisa diburning lagi dan tidak menghabiskan banyak CD blank.

Download Avira Antivir Rescue System

2. BitDefender Rescue CD

Rescue CD ini berbasiskan Knoppix (Linux). BitDefender Rescue CD akan otomatis mengupate virus definition jika komputer bisa terkoneksi ke internet. Hanya saja file ISO yang disediakan ukurannya cukup besar, dibanding Rescue CD lainnya. Rescue CD gratis ini juga menyertakan Tools untuk melakukan scan terhadap rootkit, Mozilla Firefox, Partition Image, GtkRecover dan lainnya. Jadi bisa dimaklumi jika ukurannya cukup besar.

Download BitDefender Rescue CD

Referensi dan informasi yang lebih lengkap bisa dibaca disini : http://www.raymond.cc/

3. Kaspersky Rescue Disk

Jika menggunakan Kaspersky Anti Virus 6.0, 7.0 atau 2009, disana sudah disertakan fasilitas untuk membuat Rescue Disk. Yang diperlukan adalah CD Master Windows XP SP 2 atau Vista (untuk Kaspersky 7.0 atau 2009) dan instalasi PE Builder, yang bisa di download dari http://www.nu2.nu/pebuilder/. Jika kita tidak menggunakan Kaspersky Antivirus, atau ingin lebih mudah dan praktis, download saja file ISO yang tinggal di burning ke CD dari salah satu alamat berikut :

4. F-Secure Rescue CD 3.00

F-Secure Rescue CD akan melakukan scan computer dan me-rename semua file yang teridentifikasi sebagai virus atau mallware dengan ekstensi .virus. Detail selengkapnya sebagai berikut :

  • F-Secure Rescue CD secara default akan melakukan scan:
    • Semua hard drive di komputer
    • Semua USB drives yang sudah terpasang di komputer
    • Drive Windows yang bertipe FAT dan NTFS
  • Virus definition databases bisa di update otomatis jika komputer terkoneksi ke internet.
  • Virus definition databases dapat diupdate juga dengan USB drive
  • The Rescue CD Guide (pdf) has step by step instructions how to use the CD
  • Rescue CD tidak bisa men-scan encrypted drive atau files

Agar bisa menjalankan Rescue CD ini, disarankan minimal RAM adalah 256 MB.
Download F-Secure Rescue CD 3.00



Baca Selengkapnya...

Konsep VPN

Konsep VPN

Perpaduan teknologi tunneling dan enkripsi membuat VPN (Virtual Private Network) menjadi teknologi yang luar biasa dan membantu banyak sekali pekerjaan penggunanya.














Pada edisi sebelumnya telah disinggung sedikit mengenai apa itu teknologi VPN, di mana penggunaannya dan apa saja teknologi yang membentuknya. Kini akan dibahas satu per satu lebih mendetail tentang teknologi pembentuk VPN tersebut, yaitu tunneling dan enkripsi.




Kedua teknologi ini tidak bisa ditawar dan diganggu-gugat lagi dalam membentuk sebuah komunikasi VPN. Kedua teknologi ini harus dipadukan untuk mendapatkan hasil yang sempurna, yaitu komunikasi data aman dan efisien. Aman berarti data Anda tetap terjaga kerahasiaan dan keutuhannya. Tidak sembarang pihak dapat menangkap dan membaca data Anda, meskipun data tersebut lalu-lalang di jalur komunikasi publik. Keutuhan yang tetap terjaga maksudnya tidak sembarang orang dapat mengacaukan isi dan alur data Anda. Hal ini perlu dijaga karena jika sudah lewat jalur publik, banyak sekali orang iseng
yang mungkin saja menghancurkan data Anda di tengah jalan. Untuk itulah, mengapa kedua teknologi ini sangat berperan penting dalam terbentuknya solusi komunikasi VPN.
Apa Saja Teknologi Tunneling ?
Untuk membuat sebuah tunnel, diperlukan sebuah protokol pengaturnya sehingga tunnel secara logika ini dapat berjalan dengan baik bagaikan koneksi point-to-point sungguhan. Saat ini, tersedia banyak sekali protokol pembuat tunnel yang bisa digunakan. Namun, tunneling protocol yang paling umum dan paling banyak digunakan terdiri dari tiga jenis di bawah ini:

*Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP)
L2TP adalah sebuah tunneling protocol yang memadukan dan mengombinasikan dua buah tunneling protocol yang bersifat proprietary, yaitu L2F (Layer 2 Forwarding) milik Cisco Systems dengan PPTP (Point-to-Point Tunneling Protocol) milik Microsoft.
Pada awalnya, semua produk Cisco menggunakan L2F untuk mengurus tunneling-nya, sedangkan operating system Microsoft yang terdahulu hanya menggunakan PPTP untuk melayani penggunanya yang ingin bermain dengan tunnel. Namun saat ini, Microsoft Windows NT/2000 telah dapat menggunakan PPTP atau L2TP dalam teknologi VPN-nya.
L2TP biasanya digunakan dalam membuat Virtual Private Dial Network (VPDN) yang dapat bekerja membawa semua jenis protokol komunikasi didalamnya. Selain itu, L2TP juga bersifat media independen karena dapat bekerja di atas media apapun. L2TP memungkinkan penggunanya untuk tetap dapat terkoneksi dengan jaringan lokal milik mereka dengan policy keamanan yang sama dan dari manapun mereka berada, melalui koneksi VPN atau VPDN. Koneksi ini sering kali dianggap sebagai sarana memperpanjang jaringan lokal milik penggunanya, namun melalui media publik.
Namun, teknologi tunneling ini tidak memiliki mekanisme untuk menyediakan fasilitas enkripsi karena memang benar-benar murni hanya membentuk jaringan tunnel. Selain itu, apa yang lalu-lalang di dalam tunnel ini dapat ditangkap dan dimonitor dengan menggunakan protocol analizer.

* Generic Routing Encapsulation (GRE)
Protokol tunneling yang satu ini memiliki kemampuan membawa lebih dari satu jenis protokol pengalamatan komunikasi. Bukan hanya paket beralamat IP saja yang dapat dibawanya, melainkan banyak paket protokol lain seperti CNLP, IPX, dan banyak lagi. Namun, semua itu dibungkus atau dienkapsulasi menjadi sebuah paket yang bersistem pengalamatan IP. Kemudian paket tersebut didistribusikan melalui sistem tunnel yang juga bekerja di atas protokol komunikasi IP.

Dengan menggunakan tunneling GRE, router yang ada pada ujung-ujung tunnel melakukan enkapsulasi paket-paket protokol lain di dalam header dari protokol IP. Hal ini akan membuat paket-paket tadi dapat dibawa ke manapun dengan cara dan metode yang terdapat pada teknologi IP. Dengan adanya kemampuan ini, maka protokol-protokol yang dibawa oleh paket IP tersebut dapat lebih bebas bergerak ke manapun lokasi yang dituju, asalkan terjangkau secara pengalamatan IP.

Aplikasi yang cukup banyak menggunakan bantuan protokol tunneling ini adalah menggabungkan jaringan-jaringan lokal yang terpisah secara jarak kembali dapat berkomunikasi. Atau dengan kata lain, GRP banyak digunakan untuk memperpanjang dan mengekspansi jaringan lokal yang dimiliki si penggunanya. Meski cukup banyak digunakan, GRE juga tidak menyediakan sistem enkripsi data yang lalu-lalang di tunnel-nya, sehingga semua aktivitas datanya dapat dimonitor menggunakan protocol analyzer biasa saja.


*IP Security Protocol (IPSec)
IPSec adalah sebuat pilihan tunneling protocol yang sangat tepat untuk digunakan dalam VPN level korporat. IPSec merupakan protokol yang bersifat open standar yang dapat menyediakan keamanan data, keutuhan data, dan autentikasi data antara kedua peer yang berpartisipasi di dalamnya.

IPSec menyediakan sistem keamanan data seperti ini dengan menggunakan sebuah metode pengaman yang bernama Internet Key Exchange (IKE). IKE ini bertugas untuk menangani masalah negosiasi dari protokol-protokol dan algoritma pengamanan yang diciptakan berdasarkan dari policy yang diterapkan pada jaringan si pengguna. IKE pada akhirnya akan menghasilkan sebuah sistem enkripsi dan kunci pengamannya yang akan digunakan untuk autentikasi pada sistem IPSec ini.


Bagaimana dengan Teknologi Enkripsinya?

Selain teknologi tunneling, teknologi enkripsi dalam VPN juga sangat bervariasi. Sebenarnya teknologi enkripsi bukan hanya milik VPN saja, namun sangat luas penggunaannya. Enkripsi bertugas untuk menjaga privasi dan kerahasiaan data agar tidak dapat dengan mudah dibaca oleh pihak yang tidak berhak. Secara garis besar teknik enkripsi terbagi atas dua jenis, yaitu:


Symmetric Encryption

Symmetric Encryption dikenal juga dengan nama sebutan secret key encryption. Enkripsi jenis ini banyak digunakan dalam proses enkripsi data dalam volume yang besar. Selama masa komunikasi data, perangkat jaringan yang memiliki kemampuan enkripsi jenis ini akan mengubah data yang berupa teks murni (cleartext) menjadi berbentuk teks yang telah diacak atau istilahnya adalah ciphertext. Teks acak ini tentu dibuat dengan menggunakan algoritma. Teks acak ini sangat tidak mudah untuk dibaca, sehingga keamanan data Anda terjaga.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana data acak tersebut dibuka oleh pihak yang memang ditujunya? Untuk membuka data acak ini, algoritma pengacak tadi juga membuat sebuah kunci yang dapat membuka semua isi aslinya. Kunci ini dimiliki oleh si pengirim maupun si penerima data. Kunci inilah yang akan digunakan dalam proses enkripsi dan dekripsi ciphertext ini.
Digital Encryption Standar (DES) merupakan sebuah algoritma standar yang digunakan untuk membuat proses symmetric encryption ini. Algoritma ini diklaim sebagai yang paling umum digunakan saat ini. Algoritma DES beroperasi dalam satuan 64-bit blok data. Maksudnya, algoritma ini akan menjalankan serangkaian proses pengacakan 64-bit data yang masuk untuk kemudian dikeluarkan menjadi 64-bit data acak. Proses tersebut menggunakan 64-bit kunci di mana 56-bit-nya dipilih secara acak, 8 bit nya berasal dari parity bit dari data Anda. Kedelapan bit tersebut diselipkan di antara ke 56-bit tadi. Kunci yang dihasilkan kemudian dikirimkan ke si penerima data.

Dengan sistem enkripsi demikian, DES tidaklah mudah untuk ditaklukkan Namun seiring perkembangan teknologi, DES sudah bisa dibongkar dengan menggunakan superkomputer dalam waktu beberapa hari saja. Alternatif untuk DES adalah triple DES (3DES) yang melakukan proses dalam DES sebanyak tiga kali. Jadi kunci yang dihasilkan dan dibutuhkan untuk membuka enkripsi adalah sebanyak tiga buah.


Asymmetric Encryption

Enkripsi jenis ini sering disebut sebagai sistem public key encryption. Proses enkripsi jenis ini bisa menggunakan algoritma apa saja, namun hasil enkripsi dari algoritma ini akan berfungsi sebagai pelengkap dalam mengacakan dan penyusunan data. Dalam enkripsi jenis ini diperlukan dua buah kunci pengaman yang berbeda, namun saling berkaitan dalam proses algoritmanya. Kedua kunci pengaman ini sering disebut dengan istilah Public Key dan Private Key.
Sebagai contohnya, Andi dan Budi ingin berkomunikasi aman dengan menggunakan sistem enkripsi ini. Untuk itu, keduanya harus memiliki public key dan private key terlebih dahulu. Andi harus memiliki public dan private key, begitu juga dengan Budi. Ketika proses komunikasi dimulai, mereka akan menggunakan kunci-kunci yang berbeda untuk mengenkrip dan mendekrip data. Kunci boleh berbeda, namun data dapat dihantarkan dengan mulus berkat algoritma yang sama.

Mekanisme pembuatan public dan private key ini cukup kompleks. Biasanya key-key ini di-generate menggunakan generator yang menjalankan algoritma RSA (Ron Rivest, Adi Shamir, Leonard Adleman) atau EL Gamal. Hasil dari generator ini biasanya adalah dua buah susunan angka acak yang sangat besar. Satu angka acak berfungsi sebagai public key dan satu lagi untuk private key. Angka-angka acak ini memang harus dibuat sebanyak dan seacak mungkin untuk memperkuat keunikan dari key-key Anda.
Menggenerasi key-key ini sangat membutuhkan proses CPU yang tinggi. Maka itu, proses ini tidak bisa dilakukan setiap kali Anda melakukan transaksi data. Dengan kata lain, enkripsi jenis ini tidak pernah digunakan untuk mengamankan data yang sesungguhnya karena sifatnya yang kompleks ini. Meskipun demikian, enkripsi ini akan sangat efektif dalam proses autentikasi data dan aplikasinya yang melibatkan sistem digital signature dan key management.
Bagaimana Memilih Teknologi VPN yang Tepat?
Teknologi VPN begitu banyak pilihannya untuk Anda gunakan. Bagaimana memilih yang terbaik untuk Anda? Teknologi VPN yang terbaik untuk Anda sangat tergantung pada kebutuhan traffic data yang ingin lalu-lalang diatasnya.

Teknologi IPSec merupakan pilihan utama dan yang paling komplit untuk memberikan solusi bagi jaringan VPN level enterprise. Namun sayangnya, IPSec hanya mendukung traffic yang berbasiskan teknologi IP dan paket-paket yang berkarakteristik unicast saja. Jadi jika karakteristik data Anda yang ingin dilewatkan VPN sesuai dengan kemampuan IPSec, maka tidak perlu lagi menggunakannya karena IPSec relatif lebih mudah dikonfigurasi dan di-troubleshoot. Namun jika traffic Anda terdiri dari protokol-protokol selain IP atau komunikasi IP berkarakteristik multicast, maka gunakanlah GRE atau L2TP.

GRE sangat cocok digunakan jika Anda ingin membuat komunikasi site-to-site VPN yang akan dilewati oleh berbagai macam protokol komunikasi. Selain itu, GRE juga sangat cocok digunakan dalam melewati paket-paket IP multicast seperti yang banyak digunakan dalam routing protocol. Sehingga cocok digunakan sebagai jalur komunikasi antar-router. GRE akan mengenkapsulasi segala traffic tanpa peduli sumber dan tujuannya.

Untuk jaringan yang banyak dilalui oleh traffic untuk keperluan Microsoft networking, L2TP sangat pas untuk digunakan di sini. Karena hubungannya yang erat dengan protokol PPP, L2TP juga sangat cocok digunakan dalam membangun remote-access VPN yang membutuhkan dukungan multiprotokol.

Namun yang menjadi kendala adalah baik GRE maupun L2TP tidak ada yang memiliki sistem enkripsi dan penjaga keutuhan data. Maka dari itu, biasanya dalam implementasi kedua teknologi VPN ini digabungkan penggunaannya dengan IPSec untuk mendapatkan fasilitas enkripsi dan mekanisme penjaga integritas datanya.
Aman dan Nyaman

VPN memang terbentuk dari perpaduan kedua teknologi yang telah dijabarkan secara garis besar di atas. Ada sebuah prinsip yang berkembang di kalangan praktisi komunikasi data yang mengatakan bahwa “komunikasi data yang aman tidak akan pernah nyaman”. Prinsip tersebut mungkin ada kalanya benar, di mana Anda harus membuat policy-policy yang memusingkan kepala, teknik-teknik tunneling dan enkripsi apa yang akan Anda gunakan, dan rule-rule yang sangat ketat dan teliti untuk menghadang semua pengacau yang tidak berhak mengakses data Anda. Namun, teknologi VPN mungkin bisa dikecualikan dalam prinsip tersebut.
Memang benar, performa jaringan VPN tidak akan bisa sebaik jaringan pribadi yang sesungguhnya. Waktu latensi yang besar pasti menyertai ke manapun VPN pergi. Selain itu, jaringan ini sangat sensitif terhadap gangguan yang terjadi di tengah jalan entah di mana. Namun, semua risiko tersebut masih mungkin diterima karena jika sudah terkoneksi, kenyamanan luar biasa bisa Anda nikmati. Lebih dari itu, bagi Anda praktisi bisnis, banyak sekali aplikasi bisnis yang bisa dibuat dengan menggunakan VPN. Selamat belajar!


Sumber : http://rodo-heweh.blogspot.com/2007/06/konsep-vpn_14.html



Baca Selengkapnya...

Menunggu keunggulan Windows 7

Menunggu keunggulan Windows 7
Solopos,
Edisi : Minggu, 08 Februari 2009 , Hal.X

Versi final Windows 7, sebagai pengganti Windows Vista dikabarkan akan tersedia pada akhir tahun ini atau awal tahun 2010. Namun keandalan dari sistem operasi (OS) keluaran Microsoft terbaru ini patut diuji coba melalui versi Betanya.

Kabar tentang kemunculan Windows 7 semakin banyak beredar di Internet maupun masyarakat. Kalangan pengguna produk Microsoft ini pun sebagian sudah mulai berburu untuk mencoba versi Beta-nya atau uji cobanya yang bisa di-download melalui Internet.

Windows 7 sendiri, menurut Windows Client Product Manager PT Microsoft Indonesia, Lukman Susetio, berawal karena Microsoft memiliki kebijakan software assurance tiga tahun untuk sejumlah produknya. Karena itu pula, jelasnya, ketika suatu produk diluncurkan, maka produk penerusnya harus dibuat dalam kurun waktu tiga tahun berikutnya.


Hal itu pula yang berlaku bagi Windows 7 yang memiliki tenggat waktu tiga tahun setelah Vista. Generasi penerus Windows ini kabarnya bakal diluncurkan akhir tahun 2009. Beberapa perubahan sudah pasti akan ditemui dalam Windows 7 dibandingkan Windows Vista. Namun, menurut Ardian M Prastiawan dari Divisi Software dan Development Puskom Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, perubahan yang terjadi tidak total, seperti yang terjadi saat Windows 2000 berubah ke Windows XP. Maupun saat Windows XP berubah ke Windows Vista.
”Sebenarnya, Windows 7 merupakan turunan dari Windows Vista. Sehingga tidak terlalu banyak perubahan yang bisa dirasakan. Sementara kalau perubahan dari Windows 2000 ke XP, maupun XP ke Windows Vista, terjadi perubahan total. Mulai dari desain, menu, setting atau konfigurasi kemudahan pemakaian dan yang lainnya, telah banyak berubah. Tetapi kalau Windows Vista ke Windows 7, tidak ada perubahan berarti. Hanya ada penambahan fitur-fitur untuk menyempurnakan generasi sebelumnya,” terang Ardian kepada Espos, belum lama ini di Kampus UNS.
Namun secara umum, Ardian mengatakan Windows 7 lebih mudah diatur. Instalasinya dinilai lebih ringkas dan prosesnya lebih ringan ketimbang Windows Vista. Dan karena memang belum final prosesnya, masih banyak kekurangan dalam Windows 7 versi Beta atau uji cobanya. Ardian mengatakan ada aplikasi yang belum bisa beroperasi di Windows 7, padahal di Windows Vista berjalan lancar.
Sedangkan spesifikasi komputer yang support untuk Windows 7, disebutkan masih sama dengan Windows Vista. Sementara menurut Ferdy Hernawan, teknisi IT (informasi dan teknologi) di SMK Negeri 2 Solo, Windows 7 memang punya keunggulan dalam hal tampilan. Karena kesan tiga dimensinya lebih tampak menonjol.
Namun karena yang muncul sekarang masih merupakan versi uji coba, sehingga masih terdapat banyak kekurangan. ”Tampilannya mendekati Windows Vista dan terlihat lebih hidup. Tetapi untuk secara keseluruhan memang belum bisa dinilai, karena versi finalnya belum keluar. Karena itu pula sejumlah aplikasi atau software belum sepenuhnya kompatibel dengan Windows 7. Namun di versi finalnya yang akan dirilis resmi tentu sudah lebih sempurna daripada versi Beta atau uji cobanya,” terangnya kepada Espos, Kamis (5/2).
Sementara dari kalangan pengusaha komputer sendiri, sebagian besar belum sempat menjajal versi uji coba dari Windows 7. Karyawan Wirabuana Komputer Yogyakarta, Eko, mengatakan informasi yang beredar di kalangan mereka menyebutkan versi uji coba Windows 7 cukup sulit untuk di-download.
Ukuran file yang terlalu besar menyebabkan download Windows 7 versi Beta butuh waktu berhari-hari. ”Saya sudah mencoba untuk men-download versi Beta dari Windows 7. Namun ukuran filenya terlalu besar sehingga muncul kendala dalam proses download-nya,” terang user komputer, Susilo, yang penasaran dengan keandalan Windows 7.

Spesifikassi komputer yang dibutuhkan untuk operasi sistem Windows 7 :
1 GHz 32 bit or 64 bit processor
1 GB of System memory
16 GB of available disk space
Support for directX 9 graphics with 128 MB memori (to enable the Aero Theme)
DVD-R/W Drive
Optional: Internet Access

Oleh: Ivan Indrakesuma
http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=m05&id=259892


Baca Selengkapnya...

Copyright © 2008 - Ferdy Ant | Makes Different with Your Own - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template